Nama : Rini Gunarti (200301088)
Kelas : 5C
Matkul: cyber dakwah
Sungguh Allah subhanahu wa ta’ala telah memberikan berbagai macam amanah dan tanggung jawab kepada manusia, di antara amanah dan tanggung jawab terbesar yang Allah bebankan kepada manusia, dalam hal ini orang tua termasuk guru, pengajar ataupun pengasuh adalah memberikan pendidikan yang benar terhadap anak, yang demikian ini merupakan penerapan dari firman Allah yang artinya “hai orang-orang yang beriman, jagalah diri dan keluarga kalian dari api neraka” ( QS. At-Tahrim:6)
Sahabat yang mulia Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu menafsirkan ayat di atas dengan mengatakan: “didik dan ajarilah mereka (istri dan anak-anak) hal-hal kebaikan” oleh karena itu sudah sepantasnya bagi orang tua untuk memperhatikan masalah pendidikan anaknya dengan sebaik-baiknya. Segala sesuatu adalah proses demikian juga dalam hal mendidik anak. Berikut beberapa tahapan dalam membina dan mendidik anak.
1. Memilih istri (ibu bagi anak) yang sholehah: hal ini merupakan langkah awal yang dilakukan oleh seseorang calon bapak agar anak-anaknya kelak menjadi anak-anak yang sholeh, karena seorang ibu adalah sekolah pertama tempat anak-anak menimba ilmu dan belajar seorang ibu yang Sholihah tentu saja akan mengajarkan kebaikan dan amal sholehah kepada anak-anaknya oleh karena itu rasulullah bersabda yang artinya: wanita dinikahi karena 4 hal yaitu kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama niscaya engkau akan beruntung ( HR. Bukhori Muslim). Demikian juga sebaliknya bagi orang calon ibu ia harus memilih pendamping Soleh yang lelaki akan menjadi ayah dari anak-anaknya ayah adalah pemimpin dalam keluarga yang akan mengarahkan ke manaan bahtera rumah tangga akan berlayar. R Rasulullah alaihi wasallam bersabda: apabila datang kepada kalian orang yang kalian ridhoi akhlak dan agamanya maka nikahilah ia jika tidak kalian lakukan akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang luas ( HR At- Tirmidzi)
1. Membiasakan anak untuk mengerjakan ibadah diantaranya yang perlu ditanamkan sejak dini dalam diri anak-anak adalah kesadaran untuk mengerjakan salat wajib yang demikian ini disebutkan dalam firman Allah yang artinya”perintahkan keluargamu untuk mengerjakan salat dan bersabar atasnya” ( HR At-Tirmidzi). Selain itu pula hendaknya orang tua mau motivasi anak anak untuk mengerjakan ibadah yang lain agar ketika mereka mencapai usia baliq. mereka sudah terbiasa dengan ibadah-ibadah tersebut.
3. Memberikan teladan yang baik teladan yang baik merupakan hal terpenting dalam keberhasilan mendidik anak telah diketahui bersama bahwa seorang anak itu suka meniru di tingkah laku orang tuanya, bila orang tua memberikan teladan yang baik kepada anaknya renis cahaya anak tersebut menjadi pribadi yang baik begitu juga sebaliknya maka hendaknya orang tua memperhatikan dan tidak menyepelekan masalah ini, serta jangan pula apa yang dikerjakan bertentangan dengan apa yang dikatakan Allah berfirman yang artinya” hai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan apa yang tidak kalian kerjakan, amat besar kemurkaan di sisi allah subhanahu wa ta’ala bila kalian mengatakan apa yang tidak kalian kerjakan” (QS. Ash- Shof: 2-3)
4. Menjauhkan mereka dari teman-teman yang buruk hendaknya orang tua memberikan pengarahan kepada anak-anaknya agar memilih teman-teman yang baik agama budi pekerti juga selayaknya orang tua memberikan pengertian dan senantiasa mengingatkan mereka akan bahaya bergaul dengan orang-orang tak shalih. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda yang artinya”sesungguhnya, perumpamaan teman baik dengan teman buruk, seperti menjual minyak wangi dan pandai besi, adapun penjual minyak maka bisa jadi kita akan memberimu hadiah atau engkau membeli darinya atau mendapatkan aromanya: dan apapun pandai besi, maka boleh jadi ia akan membakar pakaianmu atau engkau menemukan bau busuk” (HR Bukhari dan Muslim)
5. Membentengi diri mereka dari hal-hal yang merusak akhlak mereka penyebab banyaknya penyimpangan yang dilakukan anak-anak baik dari segi aqidah maupun akhlak adalah apa yang mereka saksikan baik di media cetak maupun elektronik berupa gambar-gambar atau pertolongan-pertayangan yang merusak agama mereka, solusinya adalah terus memantau aktivitas sehari-hari mereka serta memberikan bimbingan akan dampak negatif dari kemajuan teknologi yang demikian ini bukan berarti melarang mereka untuk menggunakan saran informasi dan komunikasi hanya merupakan pengarahan agar teknologi bisa bermanfaat dengan baik.
6 mengajarkan nilai-nilai luhur dalam ajaran Islam sudah sepantasnya bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai luhur pada diri anak-anaknya, seperti pentingnya iman dan Islam, kecintaan pada Allah dan Rasul (yang yang nantinya membuahkan ketaatan terhadap perintah-perintah dan meninggalkan larangan-larangan) juga mengajarkan mereka adab-adab Islam sehari-hari, (seperti adab berpakaian, makan dan minum dan lain sebagainya) dzikir dzikir dan doa-doa, cara bertutur kata, bergaul dengan baik terhadap orang yang lebih tua dan sesama, cinta akan bersih dan perilaku baik lainnya.
7. Bersikap adil yaitu bersikap kepada anak-anak tidak membedakan antara satu anak dengan anak yang lainnya dalam segala hal baik dari sisi kasih sayang, perhatian, pengajaran, nafkah hadiah dan lain sebagainya sehingga tidak terjadi kecemburuan antara mereka.
8. Mendoakan kebaikan bagi mereka hendaknya orang tua menyadari bahwa hidayah berada di tangan Allah subhanahu wa ta’ala Allah memberikan hidayah kepada siapa saja yang ia kehendaki dengan rahmat dan karunia-nya, sedang orang tua hanya bisa mengajarkan, mengarahkan, dan membimbing anak-anaknya. Oleh karena itu hendaknya memperbanyak berdoa untuk kebaikan mereka.

